Diklat Fungsional "Pemerintahan Berbasis Elektronik” Bagi ASN Lingkup Pemkab. Sumba Barat Tahun 2021


Revolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan peluang bagi pemerintah untuk melakukan inovasi pembangunan aparatur negara dan pelayan pemerintahan melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau E-Government, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan TIK untuk memberikan layanan kepada instansi pemerintah, Aparatur Sipil Negara, pelaku bisnis, masyarakat dan pihak-pihak lainnya. SPBE memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan akuntabel, meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan untuk mencapai tujuan bersama, meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, dan menekan tingkat penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk kolusi, korupsi, dan nepotisme melalui penerapan sistem pengawasan dan pengaduan masyarakat berbasis elektronik sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. SPBE bertujuan untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik serta peningkatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.

Menyikapi proses trasformasi sistem pemerintahan dari manual ke sistem pemerintahan berbasis elektronik maka ASN pada instansi pemerintah harus memiliki kompetensi teknis bidang teknologi. Upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam meningkatkan Sumber Daya ASN adalah melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional. Dengan Tema “Pemerintahan Berbasis Elektronik” yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumba Barat berkerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Bali. Kegiatan Diklat dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, mulai dari tanggal 22 sd 24 November, bertempat di Aula Alfa Omega dengan melibatkan 39 Peserta yang merupakan ASN dari masing-masing Perangkat Daerah.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Maxy Millian O.ST. Nange. Beliau menghimbau agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan pada masing-masing perangkat Daerah. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi diharapkan kualitas pelayanan ASN semakin meningkat.


11 tampilan0 komentar