Penyemprotan Desinfektan di Lingkungan Kantor BKPP Kabupaten Sumba Barat.

Kegiatan Penyemprotan Desinfektan di lingkungan Kantor BKPP Kabupaten Sumba Barat guna mengantisipasi terbentuknya Kluster Perkantoran akibat Penularan Virus Corona-19.


Dengan semakin meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat dan munculnya fenomena kluster perkantoran, maka upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 perlu digalakkan semaksimal mungkin. Mengacu pada Data terakhir yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penangan Covid-19 Kabupaten Sumba Barat pada tanggal 4 April 2021 (jam 18.00 Wita), jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 meningkat tajam menjadi 102 kasus dengan kasus kematian menjadi 10 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah kasus terkonfirmasi pada awal April 2021 (tanggal 1 April 2021) baru sebanyak 60 kasus. Peningkatan yang cukup signifikan ini menjadi sebuah peringatan serius bagi seluruh masyarakat Sumba Barat, kususnya penduduk Kota Waikabubak, bahwa Virus Corona 19 ini benar ada dan sudah beredar diantara kita.


Trend penularan kasus Covid-19 saat ini tidak saja terjadi di lingkungan perumahan atau tempat-tempat umum, namun sudah mulai memasuki kantor-kantor pemerintahan, baik vertikal maupun pemerintah daerah. Jika situasi ini tidak segera diantisipasi, maka dikuatirkan akan terjadi peningkatan kasus yang semakin cepat, sementara kemampuan perawatan yang tersedia di 2 (dua) rumah sakit yang ada di Kota Waikabubak sudah maksimal.


Mengantisipasi hal tersebut di atas, maka BKPP Kabupaten Sumba Barat sebagai salah satu organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, menginisiasi tindakan antisipatif dengan melakukan penyemprotan lingkungan kantor BKPP menggunakan cairan desinfektan pada Hari Selasa, 6 April 2021 selepas libur panjang Masa raya Paskah. Kepala BKPP Kabupaten Sumba Barat, Woldeman H. Wello menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk dilakukan karena sebagai salah satu perangkat daerah yang aktif melakukan pelayanan publik khususnya dibidang kepegawaian dan diklat, Staf BKPP cukup berpotensi untuk tertular virus Corona 19 ini dan membentuk kluster perkantoran baru. Jika hal ini terjadi, maka tentunya akan mempengaruhi efektifitas pelayanan yang harus dilakukan oleh BKPP. Dalam kesempatan yang sama Kepala BKPP menyatakan, walaupun seluruh Staf BKPP sudah mendapatkan pelayanan Vaksinasi Covid-19 pada hari senin, 5 April 2021 kemarin dan pelayanan perkantoran di BKPP telah menetapkan sistem pelayanan yang memperhatikan pencegahan penyebaran Covid-19, namun kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor wajib digalakkan terus. Dalam kesempatan yang sama, beliau berpesan agar masing-masing Staf BKPP betul-betul menerapkan Protokol Kesehatan sesuai anjuran pemerintah dalam bekerja, seperti mencuci tangan dengan sabun cair dan air mengalir sebelum dan setelah memasuki kantor, mengukur suhu tubuh dan menggunakan cairan handsinitizer dalam lingkungan kerja, terus menggunakan masker secara benar, mengenali gejala awal terpapar Virus Corona 19. Melindungi Diri Sendiri dari Penularan Covid-19, berarti Turut Melindungi Rekan Kerja dan Keluarga”.

(by_whw@0421_1)






12 tampilan0 komentar